Renggut Banyak Nyawa Artis, Ternyata Inilah yang Terjadi Pada Tubuh 1 Bulan Sebelum Stroke Menyerang, Nyesel Kalau Terlambat Tahu

Stroke adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh kebanyakan orang Indonesia. Penyakit ini bisa menyebabkan kematian kalau sudah fatal. Banyak artis Indonesia juga harus meregang nyawa karena penyakit satu ini.

Salah satunya adalah Ade Namnung. Ade sempat ambruk dan harus dirawat di RS Mitra Keluarga Surabaya pada 18 Desember 2011 karena terserang stroke dan mengalami pendarahan di otaknya.Baru beberapa hari dirawat dan belum sembuh benar, Ade sudah nekat menjadi presenter dalam acara di RS Mitra Keluarga Surabaya.

Ternyata ada gejala awal yang bisa jadi tanda terkena stroke. Waktunya ada di 1 bulan sebelum terkena serangan stroke, tubuh akan rasakan gejala tak terduga. Apakah gejala tersebut?

Berikut ini ulasan lengkap agar anda bisa waspada!

Gejala 1 Bulan Sebelum Stroke

Stroke adalah penyakit yang memengaruhi arteri yang menuju ke dan di dalam otak. Stroke terjadi ketika pembuluh darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak terhalang oleh gumpalan.

Ketika itu terjadi, bagian otak tidak bisa mendapatkan darah dan oksigen yang dibutuhkannya, sehingga membuat sel-sel otak mati.

Apa efek dari stroke?

Aliran darah tidak dapat mencapai daerah yang mengontrol fungsi tubuh tertentu, bagian tubuh itu tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya.

Hal di atas terjadi karena otak adalah organ yang sangat kompleks yang mengendalikan berbagai fungsi tubuh.

Dengan mengetahui tanda-tanda peringatan yang paling umum ini, kita akan melindungi diri sendiri.

Pertama, kita harus tahu bahwa ada 2 jenis utama stroke : iskemik dan hemoragik.

Stroke iskemik lebih sering terjadi dan disebabkan oleh penyempitan arteri ke otak yang menyebabkan aliran darah sangat berkurang.Stroke hemoragik jarang terjadi dan disebabkan oleh pendarahan di otak.

Sangat penting untuk mengetahui tanda-tanda peringatan stroke dan mendapatkan bantuan medis sesegera mungkin untuk mengurangi risiko kerusakan serius pada otak.

Ini dapat membantu menurunkan risiko kematian atau cacat dan meningkatkan peluang pemulihan.

Para ahli medis mengatakan, tanda dan gejala dapat bervariasi dari satu orang ke orang lain tergantung pada jenis stroke, bagian otak yang terkena, dan tingkat kerusakan.

Berikut adalah gejala paling umum stroke.

– Cegukan

– Ketidaksadaran

– Lemah

– Nyeri

– Masalah pernapasan

– Halusinasi

– Serangan epilepsi

– Kepribadian berubah

Stroke Bisa Disebabkan Karena Pemaiakan Minyak Goreng yang Berulang Sebenarnya, kebiasaan apa saja yang bisa memicu timbulnya stroke dan penyumbatan pada jantung?

Melansir dari Harvard Health, ada lima kebiasaan yang bisa memicu timbulnya penyakit tersebut.

Mereka adalah merokok, tidak pernah olahraga, kegemukan, konsumsi makanan tidak sehat, dan minum minuman keras.

Salah satu kebiasaan tak sehat lainnya adalah memanaskan minyak secara berulang-ulang atau minyak jelantah.

Mungkin karena kita merasa sayang dengan minyak yang kondisinya masih bagus, kemudian kita simpan, lalu digunakan untuk menggoreng lagi di waktu lain.

Padahal, seperti dalam sebuah riset yang dikutip Health India, menggunakan minyak yang sama berkali-kali dapat menyebabkan minyak alami degradasi, sebuah proses yang akan melahirkan radikal bebas.

Celakanya, radikal bebas itu dapat menempel pada jaringan sel dan dapat menimbulkan penyakit.

Radikal bebas ini juga dapat memicu peningkatan kolesterol jahat dan penyumbatan darah arteri.

Kedua hal di atas berperan dalam memicu penyakit jantung dan stroke.

Satu kebiasaan saja atau bahkan seluruhnya bisa merusak dan menyumbat jaringan pembuluh darah.

Kebiasaan tersebut perlahan akan menganggu sistem metabolisme dan merubah jaringan sel serta organ.

Tak hanya itu, kebiasaan buruk itu juga bisa menimbulkan penyakit seperti tekanan darah tinggi, kolestrol dan kencing manis.

Bila kebiasaan tersebut dilakukan dalam jangka panjang, maka akan timbul serangan jantung, stroke, dan penyumbatan pembuluh darah.

Bukan itu saja, kerusakan juga bisa terjadi pada ginjal, tulang dan otak. Lebih jauh, penelitian membuktikan kalau 4.900 laki-laki dan perempuan di Inggris mendapatkan penyakit jantung dari empat kebiasaan tersebut.

Dibandingkan mereka yang tak punya kebiasaan itu, 85% orang yang punya satu kebiasaan saja berisiko mengalami kematian dini.

Tanpa ada pengeculian, fakta ini ditemukan baik pada laki-laki maupun perempuan.

Sudah terbukti kalau orang yang punya kebiasaan merokok, jarang olahraga, mengonsumsi makanan tidak sehat, obesitas dan, minum minuman keras lebih rentan terkena masalah jantung.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.