Satu Indonesia Wajib Tahu! Gunakan Sarung Tangan Karet untuk Mencuci Piring Bisa Bikin Kita Terhindar Dari Penyakit Langka Ini

Setiap ibu rumah tangga tentu mencuci piring setiap hari. Jika cucian piring tidak segera beres akan jadi sumber penyakit. Mencuci piring biasanya tentu dengan tangan telanjang. Ternyata ada baiknya sekarang gunakan sarung tangan sebelum mencuci piring.

Hal ini dilakukan agar tangan tidak kering karena bersentuhan langsung dengan sabun cuci piring. Karena itu, untuk memberikan keamanan saat mencuci piring, cobalah menggunakan sarung tangan karet. Sarung tangan karet bukan hanya akan melindungi tapi juga membuat mencuci piring jadi lebih nyaman.

Tangan kering pasti akan sangat membuat tidak nyaman dan membuat cucian piring makin menumpuk. Berikut ini ulasan lengkap untuk anda.

Manfaat Cuci Piring Dengan Sarung Tangan

Berikut akan dijelaskan beberapa manfaat mencuci piring menggunakan sarung tangan karet.

1. Tangan Tetap Bersih

Dengan menggunakan sarung tangan karet, teman-teman bisa menjaga kondisi tangan tetap bersih. Saat mencuci piring sering kali masih ada beberapa kotoran yang menempel.

Bahkan tidak jarang ada juga duri ikan yang masih menempel dan bisa menusuk tangan saat mencuci. Dengan menggunakan sarung tangan, tangan teman-teman bukan hanya bersih tapi juga terlindungi.

Kita pun tidak perlu khawatir saat memegang kotoran sisa makanan.

2. Anti Selip

Kelebihan lain mencuci dengan sarung tangan karet adalah anti selip. Sabun cuci piring yang lincin sering kali membuat piring ikut licin dan meleset dari tangan. Hal inilah yang sering membuat piring atau gelas terjatuh dan pecah.

Sarung tangan karet akan membantu teman-teman menggenggam piring dan gelas lebih kuat. Jadi, tidak akan ada piring dan gelas yang pecah dan menyebabkan tangan terluka.

3. Melindungi Tangan

Sarung tangan karet juga memiliki fungsi sebagai pelindung. Bukan hanya dari benda seperti duri ikan, tapi juga melindungi tangan dari sabun cuci.

Beberapa jenis sabun cuci bisa membuat tangan menjadi kering. Terlebih teman-teman yang memiliki kulit sensitif, bisa merasa tidak nyaman untuk mencuci.

Dengan menggunakan sarung tangan, tangan akan terlindungi dari bahan kimia sabun cuci piring.

4. Melindungi Kuku

Teman-teman yang sering mencuci piring pasti pernah mengalami masalah kuku. Mencuci piring terlalu sering bisa merusak kuku dan membuat tampilan menjari buruk.

Bahkan kuku bisa patah atau menjadi kasar, karena bergesekan dengan piring, gelas, dan berbagai benda lain. Kuku yang terkena air dan sabun cuci piring bisa menjadi lebih lemah.

Bahkan tidak jarang kuku akan patah walau tidak terlalu panjang. Jadi gunakanlah sarung tangan karet untuk melindungi seluruh bagian tangan.

Nah, itu tadi empat manfaat mencuci piring dengan sarung tangan karet.

Dengan bantuan sarung tangan karet mencuci piring menjadi lebih aman dan nyaman.

Sarung Lateks Tak Ampuh Cegah Virus Corona

Melansir laman Independent dari Kompas.com, Public Health England (PHE) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak merekomendasikan pemakaian sarung tangan lateks untuk melindungi diri dari infeksi virus.

Dengan menjaga kebersihan diri sebaik mungkin itu adalah cara terbaik untuk tidak tertular penyakit ini.

Ahli virologi dari Imperial College Londin juga mengatakan, memakai sarung tangan bukan cara terbaik untuk menghindari infeksi.

Cara terbaik untuk melindungi diri adalah mencuci tangan sesering mungkin. Hal yang sama juga diungkapkan oleh ahli kesehatan dari Johns Hopkins Center for Health Security, Amesh Adalja.

Menurutnya, pemakaian sarung tangan hanya memberi rasa aman yang palsu. Hal itu justru hanya membuang waktu dan menciptakan lebih banyak permintaan untuk hal-hal yang tidak perlu.

Pemakaian sarung tangan lateks atau karet sebaiknya hanya dipakai oleh tenaga medis karena manfaatnya tidak efektif dalam kehidupan sehari-hari.

“Sarung tangan lateks mudah robeh dan tidak dirancang untuk aktivitas sehari-hari,” ucap Adalja, dilansir dari Today.com.

Para ahli juga berpendapat, virus bisa bertahan lama di permukaan sarung tangan. Saat kita bersin atau batuk, virus tetap bisa hinggap di permukaan sarung tangan tersebut.

Hal itu justru semakin meningkatkan risiko kontaminasi ketika kita melepas sarung tangan atau menyentuh permukaan.

Selain itu, banyak orang yang masih mungkin menyentuh wajah mereka meski memakai sarung tangan.

Jadi, memakai sarung tangan tidak mengurangi risiko kita untuk terinfeksi.

Menurut PHE, cara terbaik untuk melindungi diri dan orang lain dari infeksi virus adalah mencuci tangan dengan sabun dan air.

Jika tidak ada air, kita bisa menggunakan handsanitizer. Saat batuk dan bersin, kita juga harus menutup mulut dengan tisu. Setelah itu, buang tisu yang telah digunakan dan jangan lupa mencuci tangan.

WHO juga mengatakan cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus corona adalah dengan mencuci tangan sesering mungkin, baik dengan antiseptik berbasis alkohol atau sabun dan air mengalir.

Selain itu, kita juga harus melakukan social distancing atau menjaga jarak minimal satu meter dengan orang lain yang sedang batuk atau bersin.

Ikuti arahan otoritas kesehatan setempat untuk mendapatkan informasi terbaru.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.