Pantas Gak Seenak Masakan Mertua, Ternyata Kesalahan Ini yang Bikin Terong Jadi Cepat Lembek Saat Dimasak, Emak-Emak Wajib Catat!

Kalau lagi belanja bahan masakan pasti Anda gak pernah lupa buat beli terong ya. Ya, terong memang jadi salah satu sayuran favorit banyak orang. Sebab terong mudah diolah dan bisa dimasak jadi berbagai macam menu. Mulai dari terong crispy hingga terong balado.

Terong juga dikenal memiliki harga yang murah. Makanya ibu-ibu pada hobi banget ngeborong terong. Namun, mengolah terong memang susah-susah gampang. Sebab kadang kali saat dimasak terong cepat sekali lembeknya. Usut punya usut ternyata kesalahan ini yang bikin terong jadi cepat lembek saat dimasak.

Kesalahan yang Bikin Terong Jadi Cepat Lembek

Kesalahan dalam memasak terong bisa mengubah teksturnya menjadi lembek atau bahkan menyerap minyak banyak. Pelajari dan hindari kesalahan umum saat memasak terong biar hasilnya tidak jadi lembek dan enak dimakan seperti yang dirangkum dari All Recipes dan The Kitchn.

1. Menggunakan banyak minyak

Terong memiliki tekstur seperti spons yang bisa menyerap banyak minyak. Pastikan untuk memasak terong dengan cara menumisnya.

Gunakan sekitar dua sendok makan minyak untuk setiap irisan miring terong.

2. Tidak mengasinkan terong

Kebanyakan orang lupa untuk mengasinkan terong sebelu memasaknya. Taburkan garam kedua sisi terong dan biarkan selama dua jam.

Garam pada terong bisa mengisi lubang kecil pada terong dan membuat tekstur daging terong menjadi lebih padat.

3. Melewatkan proses brining

Brining merupakan teknik memasak yang menaburkan garam pada bahan masakan, biasanya dilakukan pada daging untuk meningkatkan keempukan daging.

Campurkan bumbu dan garam di semangkuk air. Lalu rendam terong dengan air garam selama 30 menit sebelum dimasak.

Langkah ini bisa menambah aroma dan rasa dari terong. Selain itu, proses ini juga bisa membuat terong menjadi padat dan tidak mudah lembek saat dimasak.

4. Memasak terong dengan jumlah yang banyak

Hindari memasak terong dalam jumlah banyak dalam sekali waktu. Beri ruang pada terong di wajan agar bisa matang merata.

Terutama saat akan memanggang terong dengan oven, terong mengandung sekitar 80-90% air, jadi taruh terong tidak saling berdekatan karena terong akan menguapkan air dari dagingnya.

5. Menambahkan banyak bahan

Setelah memasak terong, jangan menambahkan terlalu banyak bahan. Terlebih kalau Anda akan membuat terong panggang.

Menambahkan saus, bumbu tabur, dan keju di atas terong panggang bisa menghilangkan rasa asli terong.

6. Mengupas kulit terong

Jika terong yang Anda beli memiliki ukuran yang besar dan kulitnya keras, baiknya kupas sebelum dimasak.

Namun, jika terong yang Anda beli memiliki ukuran yang kecil, baiknya masak dengan kulit karena kulitnya akan menjadi lembut saat dimasak.

Pastikan untuk memilih terong sesuai dengan menu masakan yang akan dipilih. Misalnya saja, pilih terong berukuran besar dengan kulit yang keras saat ingin memasak terong panggang.

Cara Simpan Terong

Sama seperti bahan makanan lainnya, agar terong dapat awet dan bertahan lama, maka terong harus disimpan dengan benar.

Terong sebenarnya merupakan bahan makanan yang bisa bertahan cukup lama dan tidak mudah layu.

Nah, agar terong semakin awet dan tidak cepat layu serta tetap bisa dikonsumsi, ketahui cara tepat menyimpan terong, yuk!

Simpan Terong di Suhu Ruang

Agar bahan makanan lebih awet dan tidak cepat busuk, maka bahan makanan atau minuman akan disimpan di kulkas.

Sebabnya, kulkas memiliki suhu yang dingin dan memperlambat pertumbuhan bakteri pada makanan.

Sehingga bahan makanan seperti tahu, tempe, daging, ayam, ikan, atau sayur dan buah menjadi lebih awet.

Namun, tidak semua bahan makanan seperti sayuran sebaiknya disimpan di kulkas, lo, contohnya adalah terong.

Jika ingin terong lebih tahan lama dan tidak mudah busuk, maka sebaiknya simpan terong di tempat dengan suhu ruang dan bukannya di kulkas.

Simpan terong di tempat yang sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung.

Pastikan terong tidak berada di tempat yang terlalu dingin, misalnya di bawah 10 derajat Celcius, karena hal ini bisa mengubah rasa dan teksturnya.

Jangan Campur Terong dengan Buah Tertentu

Beberapa jenis buah akan mengeluarkan gas alami yang disebut dengan etilen.

Fungsi dari gas ini adalah mempercepat proses pematangan buah. Contoh buah yang mengeluarkan gas etilen adalah pisang.

Nah, kalau terong diletakkan berdekatan dengan buah yang mengeluarkan gas etilen, maka terong menjadi tidak awet, karena terong jadi mengalami proses pematangan yang berlebihan.

Jika ingin menyimpan terong di ruangan seperti dapur, letakkan terong secara terpisah dari buah-buahan seperti pisang.

Simpan Terong di Kulkas

Dibandingkan dengan kulkas, terong memang lebih baik disimpan di tempat yang bersuhu ruang.

Namun sebenarnya terong tetap bisa disimpan di kulkas dengan memerhatikan hal-hal tertentu.

Agar terong tetap segar ketika disimpan di kulkas, bungkus terong dengan tisu kertas dan letakkan terong di tempat penyimpanan buah dan sayur atau plastik yang tidak terikat.

Terong tetap bisa disimpan di kulkas, namun terong akan mengalami perubahan warna dan tekstur.

Maka sebaiknya terong tidak disimpan di kulkas lebih dari tiga hari.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.