Turunkan Berat Badan Tanpa Diet Bukan Mimpi, Caranya Cuma Konsumsi Jeruk Nipis yang Diolah Seperti Ini, Tak Perlu Lagi Menyiksa Tubuh Mulai Sekarang

Apakah Anda sedang mencari cara untuk menurunkan berat badan? Jika ya, berikut ini solusi mudah untuk mendapatkan tubuh ramping dalam waktu singkat. Hingga kini, masih banyak orang memilih cara instan untuk mendapatkan berat badan ideal dengan mengonsumsi obat diet atau pelangsing.

Namun, yang luput kita perhatikan bahwa obat diet ini mungkin berhasil pada awalnya, tetapi dalam jangka panjang dapat berdampak buruk pada kesehatan kita.

Oleh sebab itu, daripada menggunakan obat-obatan cobalah menggunakan herbal alami saja. Banyak dari bahan alami yang bisa kita dapatkan bisa menjadi pilihan untuk menurunkan berat badan.

Seperti jeruk nipis yang dikonsumsi seperti berikut ini bisa menjadi menunjang penurunan berat badan Anda. Senyawa khusus yang ada di dalamnya bisa membantu Anda membakar lemak dalam tubuh.

Simak berikut ini apa yang membuat jeruk nipis dapat menurunkan berat badan dan cara penggunaanya.

Manfaat Jeruk Nipis untuk Menurunkan Berat Badan

Jeruk nipis (Citrus aurantiifirolia) diyakini mampu menurunkan berat badan karena kandungan polifenol di dalamnya.

Polifenol adalah jenis antioksidan yang juga terdapat pada lemon serta terbukti dapat menahan berat badan agar tidak cepat naik, dan mencegah penumpukan lemak di dalam tubuh.

Rasa asam yang sangat kuat pada jeruk nipis juga membuat buah sitrus ini dapat membantu air liur serta metabolisme di dalam usus untuk lebih cepat mencerna makanan.

Stimulasi pencernaan ini juga diakibatkan adanya kandungan flavonoid pada jeruk nipis.

Beberapa penelitian menyebut, diet jeruk nipis dapat membantuk tubuh menghancurkan lemak.

Diet ini juga dianggap sebagai cara alami menurunkan berat badan tanpa harus minum obat-obatan peluruh lemak maupun puasa berhari-hari.

Untuk mendapatkan efek penurunan berat badan dalam diet jeruk nipis ini, kamu dapat mengonsumsi jeruk nipis dengan cara:

– Memeras dan mencampurnya dengan air hangat, diminum 30 menit sebelum makan. Tujuannya merangsang metabolisme agar tubuh dapat mencerna makanan lebih cepat.

– Memeras dan mencampurnya dengan air hangat, untuk diminum pada pagi hari agar metabolisme tubuh dapat berjalan lebih aktif, sehingga lemak akan cepat terbakar.

– Memotong dan mengisapnya seperti makan jeruk pada umumnya. Lakukan ini 30 menit sebelum makan. Kamu bisa mencobanya bila lidah memang tahan terhadap rasa asam.

Tidak sedikit orang yang ingin mencoba diet jeruk nipis, tapi tidak tahan dengan rasa asamnya di lidah.

Oleh karena itu, kita dapat menambahkan jahe atau teh untuk menyamarkan rasa asam dari jeruk nipis.

Meskipun demikian, hindari penambahan gula pasir atau pemanis buatan lainnya saat minum perasan jeruk nipis untuk diet.

Gula merupakan sumber kalori yang bisa membuat tubuh kegemukan bahkan obesitas, serta menaikkan risiko terkena penyakit kronis.

Itulah cara penggunaan jeruk nipis untuk menurunkan berat badan.

Air Rebusan Kulit Nanas untuk Menurunkan Berat Badan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minum air rebusan kulit nanas bisa membuat tubuh langsing.

Memang, kulit nanas teksturnya bersisik dan tajam. Tapi dibalik itu semua kulit nanas sangat membantu menurunkan berat badan. Karena kulit nanas punya kandungan diuretik alami yang paling kuat.

Selain itu, kulit nanas membantu mengeluarkan kotoran dan racun dari dalam tubuh. Bahkan, ahli juga mengatakan bahwa nanas dapat menghilangkan batu ginjal.

Gabungan sifat membersihkan kotoran dan diuretik ini akan membantu menghilangkan lemak secara efektif.

Tak hanya membantu membakar lemak, kulit nanas juga dapat mengatur kolestrol jahat atau yang dikenal sebagai kolestrol LDL.

Penting bagi kita untuk menjaga kadar kolestrol jahat ini tetap rendah. Kulit nanas bisa menjadi solusi yang tepat untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan dengan cepat.

Hal ini akan membuat sirkulasi darah menjadi lancar dan meminimalisir gangguan jantung maupun penyakit kardiovaskular lainnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.