Heran Tetangga Jarang ke Rumah Sakit, Rahasianya Cuma Makan Buah Mirip Pepaya ini, Manfaatnya 10 Kali Lebih Baik dari Obat

Banyak orang pastinya yang sering salah sangka dengan buah satu ini. Buah ini memiliki bentuk dan buah mirip dengan buah pepaya. Ya, ialah buah Carica atau orang lebih banyak mengenalnya dengan nama pepaya Dieng atau pepaya gunung.

Carica, yang kerap dijuluki pepaya gunung ini masih kerabat pepaya, tapi biasanya hidup di dataran tinggi. Carica ini ternyata berasal dari dataran tinggi Andes, Amerika Selatan, lho.

Memiliki ukuran yang lebih kecil dari pepaya pada umumnya, pepaya gunung juga memiliki bentuk yang cenderung bergelombang.

Biasa diolah sebagai manisan ataupun keripik, carica mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E dan vitamin B1, kaya akan serat, kalsium, dan enzim yang baik bagi kesehatan tubuh.

Dengan banyak kandungan tersebut, berikut ini 5 manfaat carica bagi kesehatan yang sayang kalau dilewatkan:

1. Melancarkan pencernaan

Kandungan serat yang tinggi pada carica berguna untuk membantu lancarkan proses pencernaan. Kaya serat, carica bermanfaat untuk membantu penyerapan protein dalam tubuh.

2. Jaga kesehatan usus

Carica yang mengandung enzim papain juga berguna untuk menyeimbangkan keasaman atau pH pada usus. Konsumsi buah carica juga menghilangkan bakteri jahat dalam usus.

Fyi, kandungan enzim papain pada carica lebih banyak dari pepaya biasa dan mudah diserap oleh tubuh.

3. Ampuh menangkal radikal bebas

Carica mengandung Vitamin C dan E yang dapat menangkal radikal bebas dan sinar UV, sehingga baik juga untuk kesehatan kulit.

4. Baik untuk kesehatan mata dan bantu proses metabolisme

Walaupun enggak sebanyak wortel, vitamin A dalam carica cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh dan baik untuk kesehatan mata.

Makanya, buah Carica cocok dikonsumsi oleh kita yang memiliki masalah dengan penglihatan.

Selain itu, carica juga mengandung vitamin B kompleks yang dapat membantu proses metabolisme tubuh, lho!

Diketahui juga bahwa selain carica, ada juga manfaat dari pepaya muda yang sayang banget kalau kita lewatkan.

Manfaat Pepaya Muda untuk Tubuh

Memiliki rasa yang asam, pepaya muda juga bisa enak kalau kita tahu cara membuatnya. Cara masak pepaya muda biasanya dijadikan tambahan sayuran seperti sayur asem ataupun lodeh. Tak hanya itu, rasa pepaya muda yang cukup asam bisa dijadikan salad atau rujak yang segar.

Apalagi rupanya beberapa orang juga suka memetik pepaya sebelum buah itu matang sempurna di pohonnya, loh. Hal itu disebabkan oleh adanya zat tertentu yang justru akan terkontaminasi jika pepaya dibiarkan matang pada pohonnya.

Maka, keputusan untuk memetik pepaya saat usianya masih muda dipercaya bisa membuat zat atau khasiat tersebut tetap utuh.

Maka dari itu, mengonsumsinya pun akan memberikan manfaat kesehatan untuk kita, nih.

Melansir dari healthline, inilah beberapa manfaat kesehatan yang akan didapatkan jika konsumsi pepaya muda:

1. Menyembuhkan sembelit

Sembelit terjadi ketika ada gangguan pada organ pencernaan kita. Karena itu pepaya muda bisa membantu mengatasi sembelit karena memiliki kandungan enzim papain.

Enzim papain pada pepaya muda jauh lebih banyak daripada yang terkandung dalam pepaya yang telah matang. Konsumsi pepaya muda saat sembelit merupakan keputusan yang tepat.

2. Mencegah kerusakan pembuluh darah

Pepaya muda rupanya memiliki kandungan folat yang cukup tinggi. Folat sendiri berfungsi untuk mencegah pengaruh buruk homosistein yang bisa menyebabkan kerusakan pembuluh darah.

Kerusakan pembuluh darah ini tidak akan memicu serangan jantung.

Selain itu, folat yang cukup tinggi juga bisa mencegah kerusakan DNA dari radikal bebas sehingga menurunkan risiko kanker.

3. Melindungi dari infeksi saluran kemih

Pepaya muda rupanya bisa mencegah adanya perkumpulan bakteri pada saluran kemih, loh. Konsumsi buah yang satu ini secara langsung melindungi segala sistem pengeluaran tubuh dan melindunginya dari infeksi.

4. Melindungi dari penyakit jantung

Pepaya muda bisa mengatur efek natrium yang berbahaya di dalam tubuh. Dengan demikian bisa mengontrol aliran darah dalam menjaga tekanan darah agar tetap pada ‘jalur’-nya. Tekanan darah yang stabil nantinya akan melindungi kita dari berbagai macam penyakit jantung.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.