Ajaib Banget! Cuma Cuci Muka Dengan Air Galon Selama Seminggu, Wanita Ini Kaget Ketika Melihat Hasil Nyata di Cermin

Anda pasti tidak asing dengan air galon. Setiap rumah tangga pasti meminum dari air galon. Jika kita mau meminum akan mencari air galon untuk diminum. Tapi apa jadinya jika jadikan air galon untuk mencuci muka?

Bahkan beredar kabar, penyanyi Raisa cuci muka dan mandi pakai air galon juga. Berikut ini yang bisa terjadi jika kita 7 hari mencuci muka dengan air galon. Bakalan takjub banget!

Percobaan Cuci Muka Pakai Air Mineral

Kali Borovic, seorang kontributor situs bustle.com, melakukan percobaan dengan mencuci muka menggunakan air mineral selama seminggu.

Ia memiliki kulit kering, dan hasil percobaannya ini memberikan efek dan hasil mengagumkan setelahnya.

Kalau mau coba, yuk simak percobaan seminggu cuci muka pakai air mineral berikut ini.

Hari 1

“Di hari pertamaku, aku sangat khawatir melihat bagaimana mencuci dengan air kemasan akan memengaruhi jerawatku,” terangnya.

“Hal pertama yang disadari adalah wajahku tidak terasa kering layaknya mencuci seperti biasanya (menggunakan air keran).

Hari 2

“Setelah pergi keluar di malam hari, rasanya sangat mengasyikkan untuk mencuci muka dengan air kemasan.”

Kali tidak memerhatikan efek apa pun selain merasakan wajahnya secara keseluruhan lebih terhidrasi setelah mencuci dengan air kemasan.

Hari 3

Ketika di pagi hari, ia melihat bahwa noda di wajahnya hilang jauh lebih cepat dari perkiraannya.

“Wajahku juga terasa sangat terhidrasi secara keseluruhan, aku bahkan lupa memakai pelembapku hari ini!”

Hari 4

Sesuatu lain terjadi di hari keempat ia mencuci muka dengan air kemasan.

“Aku tidak pernah memiliki kulit sebegitu berminyak ini sebelumnya, dan sekarang aku melihat lebih banyak penumpukan minyak di zona T daripada sebelumnya,” jelasnya.

Artikel berlanjut setelah video di bawah ini :

Hari 5

Wajah Kali masih lebih berminyak daripada di hari sebelumnya.

Karena hal inilah, ia mulai melihat beberapa noda di wajahnya lagi pada percobaan di hari kelima.

Hari 6

Karena wajahnya menjadi berminyak, Kali memutuskan hanya mencuci wajah dengan air kemasan sekali sehari, yang sebelumnya ia lakukan dua kali sehari.

“Dan hal itu akhirnya menjadi trik untuk mengendalikan minyak di wajahku,” terangnya.

“Secara keseluruhan, akhirnya aku bisa merasakan benjolan jerawat di sepanjang garis rahang menghilang, jadi ini merupakan kemenangan besar,’” tambahnya.

Hari 7

Di hari terakhir, Kali merasa kulit wajahnya lebih terhidrasi daripada sebelumnya.

Ia juga merasa bintik jerawat bahkan hampir hilang, dan benjolan jerawat pun tersingkirkan.

Selain wajahnya lebih terhidrasi, manfaat lain menggunakan air kemasan ketimbang air keran untuk mencuci muka adalah ia bisa menghemat banyak air.

Kali hanya menggunakan botol ukuran 1,5 liter untuk percobaan seminggunya ini.

Diketahui juga ternyata, jenis air yang digunakan untuk mencuci muka bisa memberikan dampak bagi wajah. lho!

“Air keran, terutama, memiliki komposisi mineral tinggi yang mengandung logam berat,

Baca Juga: Diisukan Mandi dengan Air Galon sampai Dibilang Sombong, Raisa Akui Jarang Mandi dan Beri Jawaban Menohok ‘Itu Misteri dalam Hidup Gue!’

seperti besi, tembaga, seng, dan nikel yang dapat menyebabkan kemerahan dan iritasi, membuat kulit terasa gatal dan meradang,” kata Dr. Russak, seorang dokter kulit.

“Air keran juga bisa mengandung klorin yang bisa menyebabkan kulit kering sehingga memusnahkan minyak alami dan protein yang ada di lapisan atas kulit,” tambahnya.

Bagaimana, tertarik untuk ikut coba melakukan eksperimen ini?

Air Isi Ulang yang Berbahaya

Tapi tahukah, meskipun banyak depot isi ulang air mengklaim jika air yang dijual telah disterilisasi dan memakai teknologi penyaring terkini, ternyata bukan berarti air tersebut bebas dari bakteri.

Dilansir dari sumber yang dihimpun Tribun Kaltim, ada tiga faktor air minum untuk menentukan kelayakan air isi ulang.

Di antaranya seperti kebersihan alat pembersih dan penyaring air minum yang digunakan, lokasi depot, dan sumber air.

Diketahui alat yang yang digunakan depot isi ulang sangat mempengaruhi kebersihanair minum yang akan dikonsumsi.

Sebagai contoh, kita bisa melihat sikat pembersih galon yang juga digunakan untuk membersihkan galon lainnya.

Hal ini tentu saja akan membuat kuman dan bakteridari galon sebelumnya akan tercampur jika tidak sering dibersihkan atau diganti.

Terlebih pembersihan galonnya juga hanya menggunakan air saja, yang tentunya menimbulkan pertanyaan terkait kesterilan dari depot air minum tersebut.

Selain itu lokasi depot isi ulang air pun tak kalah berpengaruh terhadap kebersihan air minum yang akan dikonsumsi.

Seperti lokasi depot air minum yang cenderung berada di pinggir jalan yang tentunya meningkatkan risiko terkena polusi, debu, dan berbagai bakteri serta kuman dengan mudah.

Disamping itu, sumber air yang digunakan depot tersebut tidak terjamin berasal dari air kemasan bermerek atau berasal dari pabrik yang terpercaya kebersihan dan kesterilannya.

Ketiga faktor tesebut tentu harus diperhatikan betul, meski terlihat sepele air minum yang terkontaminasi bakteri jahat seperti bakteri e-coli atau bahkan salmonela.

Lebih lanjut, menurut Layanan Penyuluhan di negara bagian Amerika North Carolina, ada empat jenis zat kontaminasi yang dapat mencemari air minum.

Di antaranya bakteri seperti salmonella penyebab diare dan disentri, pestisida, senyawa anorganik seperti arsenik dan timbal, dan unsur radioaktif seperti radon.

Adanya kontaminan tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan, termasuk gangguan pencernaan, masalah reproduksi, dan kelainan neurologis.

Hal ini diperparah jika air tercemar diminum oleh bayi, anak kecil, wanita hamil, orangtua, dan orang yang sistem imunnya lemah.

Kelompok orang-orang ini lebih mungkin mengalami sakit setelah minum air tercemar.

Keempat zat tersebut bisa menimbulkan gejala awal seperti mual, muntah, diare dan kram perut.

Dan zat berbahaya lainnya bahkan kadang tidak menyebabkan gejala sama sekali.

Jika seseorang terus menerus meminum air tercemar, mikroba dan senyawa kimia tersebut bisa menyebabkan masalah seperti penyakit tiroid dan kanker untuk dampak jangka panjangnya.

Oleh karena itu, ada baiknya kita mempertimbangkan lagi pemakaian air minum isi ulang dan sebaiknya membeli air galon.

Meskipun berharga jauh lebih mahal, namun air galon sudah dijamin kebersihan dan keamanannya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.