Awalnya Iseng Minum 3 Cangkir Kopi Tiap Hari, Tahunya Diabetes di Tubuh Malah Lenyap, Kok Bisa?

Minum kopi adalah salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia yang kerap dilakukan hampir setiap hari. Apalagi jika diseruput saat suasana sedang hujan, pastinya minum kopi menjadi begitu nikmat. Tak heran jika kopi menjadi minuman favorit sebagaian orang selain teh.

Tapi tahukah Anda jika minum kopi ternyata juga bisa mengatasi diabetes. Ya, terbukti jika minum kopi bisa menjadi obat alami bagi orang yang terkena diabetes. Lalu bagaimana hal tersebut bisa terjadi? ahli beberkan faktanya.

Minum Kopi Bisa Mengobtai Diabates

Siapa sangka jika kebiasaan minum kopi setiap hari bisa mencegah dan menyembuhkan Anda dari diabetes. Ya, diabates merupakan kondisi kadar gula darah yang terlalu tinggi. Nah salah satu cara untuk menurunkannya ternyata bisa dengan kopi.

Sebuah studi pada 2012 menemukan bahwa minum kopi dapat membantu menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2. Peneliti menemukan bahwa tingkat risikonya turun bahkan lebih rendah pada orang yang minum 3 cangkir per hari.

Ini juga berlaku untuk orang yang minum 4 cangkir atau lebih per hari. Khasiat ini berlaku pada kopi berkafein maupun tanpa kafein.

Jadi, jika kafein membuat Anda gelisah, silakan ambil secangkir kopi tanpa kafein.

Untuk diingat, kopi Anda harus tetap tanpa pemanis.

Menambahkan susu, krim, atau gula ke kopi dapat meningkatkan jumlah kalori secara keseluruhan dan dapat memengaruhi kadar gula darah Anda.

Banyak pemanis tanpa kalori atau rendah kalori tersedia jika Anda memilih untuk menggunakannya.

Tenang, jika Anda tidak suka kopi, Adan minuman lain ynag juga ampun mengatasi diabetes.

1. Teh

Penelitian telah menunjukkan bahwa teh khususnya teh hijau, memiliki efek positif pada kesehatan Anda secara umum.

Teh hijau juga dapat membantu mengurangi tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang berbahaya.

Beberapa penelitian bahkan telah menunjukkan bahwa minum hingga 6 cangkir (1,42 liter) teh hijau sehari dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Tapi, diperlukan lebih banyak penelitian lagi untuk memastikan manfaat ini.

Yang pasti, ketika Anda hendak mengonsumsi teh hijau, teh hitam, atau teh herbal, pastikan untuk menghindari penggunaan gula.

Untuk rasa yang menyegarkan, buat teh dengan tambahkan beberapa potong lemon atau pilih teh aroma melati.

2. Air putih

Dalam hal hidrasi, air putih adalah pilihan terbaik bagi penderita diabetes. Itu karena air putih tidak akan menaikkan kadar gula darah penderita diabetes.

Melansir Health Line, minum cukup air dapat membantu tubuh menghilangkan kelebihan glukosa melalui urine.

Institute of Medicine merekomendasikan pria minum sekitar 13 gelas (3,08 liter) air putih sehari dan wanita minum sekitar 9 gelas (2,13 liter) air putih sehari.

Jika air biasa tidak menarik bagi Anda, coba buat variasi dengan membikin infused water. Anda bisa menambahkan irisan lemon, jeruk nipis, atau jeruk ke dalam air putih. Anda juga bisa menambahkan tangkai herba beraroma, seperti mint, basil, atau lemon balm ke air putih.

3. Jus sayur

Jus sayur dianggap lebih baik ketimbang jus buah. Pasalnya, rata-rata jus buah mengandung gula yang bisa berbahaya bagi penderita diabetes.

Penderita diabetes bisa membuat jus sayur dengan mencampur sayuran berdaun hijau, seledri, atau mentimun dengan segenggam beri untuk suplai vitamin dan mineral.

Ingatlah untuk menghitung buah beri yang diolah sebagai bagian dari menjaga asupan karbohidrat untuk pada hari itu.

4. Susu rendah lemak

Susu harus dimasukkan ke dalam menu makanan penderita diabetes setiap hari. Hal itu dikarenakan, susu mengandung banyak vitamin dan mineral penting bagi tubuh.

Susu yang mengandung kalsium tinggi dapat membantu penderita diabetes untuk menjaga tulangnya tetap kuat.

Melansir Medical News Today, selain mengandung kalsium, susu juga kaya akan protein yang dapat mengurangi lonjakan gula darah.

Namun, agar lebih sehat, penderita diabetes tentu harus memilih susu tanpa pemanis dan rendah lemak. Konsumsinya pun harus dibatasi. Pasalnya, susu tetap saja mengandung karbohidrat (laktosa) yang dapat memengaruhi kadar gula darah.

Asupan karbohidrat harian untuk penderita diabetes yang dianjurkan rata-rata adalah 15-30 gram dalam satu porsi makan.

Sementara dalam satu gelas susu bisa mengandung setidaknya 12 gram karbohidrat. Artinya, penderita diabetes tidak dianjurkan untuk mengonsumsi susu lebih dari satu gelas sehari.

Satu catatan penting, sebelum mengonsumsi minuman tersebut di atas, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter terlebih dahulu. Pasalnya setiap tubuh memiliki kondisi yang berbeda dalam penanganan diabates.

Jadi lebih amannya, lebih baik berkonsultasi sebelum mengonsumsinya sebagai bahan alami untuk mengatasi diabetes.

Semoga informasi ini bermanfaat Sase Lovers!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.