Syok! Gula Darah Tinggi Tiba-tiba Turun Sendiri, Ternyata Gegara Makan Seafood, Nggak Nyangka!

Gula darah kerap dikaitkan dengan penyakit diabetes. Ya, memang kandungan gula darah yang tinggi terutama bagi penyandang diabetes, bisa mengakibatkan efek berbahaya. Diabetes sendiri terjadi karena tubuh tidak bisa mengolah gula dalam darah, dan membuatnya menjadi menumpuk pada darah.

Namun, tak perlu khawatir karena ada makanan yang bisa bantu untuk menurunkan kadar gula darah, salah satunya seafood. Meski kerap dijadikan kambing hitam sebagai penyebab kolesterol, nyatanya justru seafood-lah yang bisa menyelamatkan tubuh dari gula darah tinggi. Lalu bagaimana seafood bisa menurunkan gula darah? simak ulasannya.

Konsumsi Seafood Bisa Turunkan Gula Darah

Anda pasti bingung, bagaimana bisa seafood bisa menurunkan kadar gula darah yang tinggi pada tubuh. Memang, seafood sendiri kerap dikaitkan dengan penyebab kolesterol tinggi pada tubuh, jika dikonsumsi berlebih. Namun, justru seafood bisa menyelamatkan Anda dari gula darah tinggi penyebab diabetes.

Hidangan laut, termasuk ikan dan kerang, menawarkan sumber protein, lemak sehat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang berharga yang bisa membantu mengatur kadar gula darah.

Protein sangat penting untuk mengontrol gula darah.

Ia membantu memperlambat pencernaan dan mencegah lonjakan gula darah setelah makan dan meningkatkan rasa kenyang.

Selain itu, protein juga bisa membantu mencegah makan berlebihan dan bisa menghilangkan lemak berlebih di dalam tubuh.

Dua efek itu tentunya menjadi hal penting untuk kadar gula darah yang sehat. Nah, sekarang tahu kan mengapa seaffod bisa menurunkan akdar gula darah, khususnya bagi penyandang diabetes, Namun perlu diingat juga, konsumsi dalam jumlah sewajarnya.

Bila perlu konsultasikan ke dokter takaran seafood yang bisa Anda makan.

Jika tidak ada seaffod, Anda masih bisa kok mengonsumsi beberapa makanan lain yang bisa mengontro kadar gula darah Anda.

1. Brokoli

Sulforaphane adalah jenis isothiocyanate, yaitu senyawa kimia yang memiliki sifat penurun gula darah. Senyawa kimia tumbuhan ini diproduksi saat brokoli dicincang atau dikunyah.

Hal itu karena adanya reaksi antara senyawa glukosinolat yang disebut glukoraphanin dan enzim myrosinase, yang keduanya terkandung di dalam brokoli.

Penelitian pada hewan dan manusia menunjukkan bahwa ekstrak brokoli yang kaya sulforaphane memiliki efek antidiabetik yang kuat. Ini karena ia bisa membantu meningkatkan kepekaan insulin dan mengurangi gula darah. Tapi senyawa kimia ini hanya bisa didapatkan jika makan brokoli mentah atau paling tidak dikukus sebentar.

2. Kimchi

Makanan fermentasi seperti kimchi mengandung senyawa yang bisa meningkatkan kesehatan. Misalnya probiotik, mineral, dan antioksidan. Mengonsumsi makanan yang mengandung senyawa itu bisa meningkatkan kesehatan gula darah dan kepekaan insulin.

Sebuah penelitian pada 21 orang dengan pradiabetes menemukan bahwa makan kimchi yang difermentasi selama 8 minggu meningkatkan toleransi glukosa pada 33% peserta, sementara hanya 9,5% peserta yang mengonsumsi kimchi segar menunjukkan peningkatan toleransi glukosa.

3. Chia Seed

Makan biji chia bisa membantu mengontrol gula darah. Penelitian telah mengaitkan konsumsi biji chia dengan penurunan kadar gula darah. Sebuah penelitian pada 15 orang dewasa yang sehat menunjukkan bahwa peserta yang menerima 1 ons (25 gram) biji chia bubuk bersama 2 ons (50 gram) larutan gula mengalami penurunan 39% dalam kadar gula darah, dibandingkan dengan yang hanya mengonsumsi larutan gula saja.

4. Kale

Sayur kale dikemas dengan senyawa yang bisa membantu menurunkan kadar gula darah. Termasuk di antaranya serat dan flavonoid.

Sebuah penelitian pada 42 orang dewasa Jepang menunjukkan bahwa mengonsumsi 7 atau 14 gram makanan yang mengandung kale dengan makanan berkarbohidrat tinggi secara efektif menurunkan kadar gula darah setelah makan, dibandingkan dengan plasebo.

Plasebo adalah sebuah metode pengobatan kosong yang digunakan untuk memberikan sugesti pada pasien Tak hanya itu, penelitian juga menyatakan antioksidan flavonoid yang ditemukan dalam kale, seperti quercetin dan kaempferol, memang ampuh untuk menurunkan kadar gula darah.

Kale sendiri merupakan sayuran yang mirip seperti bayam. Meski tidak lazim dijual di Indonesia, namun sayuran ini bisa ampuh turunkan kadar gula dalam darah Jadi, jangan panik dulu jika kadar gula darah Anda tinggi ya!

Semoga bermanfaat!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.