Jangan Sampai Kecolongan! Orang Dengan Kondisi Ini Dilarang Keras Makan Tomat, Nyawa Seisi Rumah Taruhannya

Kita sangat mudah menemukan tomat di pasar. Harga tomat juga sangat terjangkau loh. Maka tak heran, para ibu rumah tangga akan membeli dalam jumlah banyak untuk diolah menjadi campuran masakan. Tak hanya itu, tomat juga enak hanya dengan dimakan mentah-mentah.

Apalagi kita ketahui buah ini juga kaya akan manfaat yang baik untuk tubuh kita. Tapi, ada hal yang perlu anda ketahui. Orang-orang dengan kondisi ini dilarang keras makan tomat bersama dengan bijinya. Jika tetap nekat akan membahayakan kesehatan loh. Penasaran siapa saja?

Berikut ini ulasan lengkapnya untuk anda.

Biji Tomat Berbahaya untuk Orang ini

Dikutip TribunStyle.com melalui Boldsky, kulit luar biji tomat yang keras membuatnya tidak bisa dicerna.

Tetapi asam lambung yang ada di usus kita mencerna lapisan luar biji, yang kemudian dikeluarkan dari tubuh melalui kotoran.

Ada kesalahpahaman yang berhubungan dengan biji tomat, yaitu dapat menyebabkan radang usus buntu.

Kaya akan vitamin A dan vitamin C, bijinya merupakan sumber serat yang hebat dan tidak menyebabkan radang usus, yang menyebabkan usus buntu.

Namun, biji tomat memang memiliki efek buruk bagi anda yang memiliki riwayat kesehatan tertentu, alergi, dan faktor lainnya.

Mari kita simak bersama efek buruk yang bisa terjadi.

1. Dapat memperburuk batu ginjal

Meskipun tidak secara ilmiah dinyatakan mengkonsumsi biji tomat akan mengembangkan batu ginjal, telah ditegaskan biji tomat dapat memperburuk bagi anda yang sudah memiliki batu ginjal.

Biji tomat berbahaya bagi ginjal karena kandungan oksalatnya yang tinggi. Hal ini yang akan menyebabkan penumpukan kalsium di ginjal kita. Ini dapat memperburuk atau dalam beberapa kasus, mengembangkan batu ginjal.

Anda yang sudah menderita batu ginjal harus menghindari biji tomat karena dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau semakin memperparah penyakitnya.

2. Dapat menyebabkan divertikulitis

Meskipun ada kekurangan bukti ilmiah yang lebih spesifik, individu dengan divertikulitis disarankan untuk tidak mengkonsumsi biji tomat. Efeknya mungkin akan berbeda pada setiap individu. Hanya beberapa kasus tertentu dilaporkan biji tomat menyebabkan peradangan pada usus besar.

3. Alergi

Di sisi lain tomat sendiri juga membuat beberapa orang mengalami alergi. Jika anda mengalami alergi karena tomat tubuh akan memberikan tanda-tanda.

Seperti ruam kulit, eksim, atau gatal-gatal (urtikaria), kram perut, mual, muntah, atau diare, sensasi gatal di tenggorokan, batuk, bersin, mengi, dan pilek.

Anda juga akan mengalami pembengkakan pada wajah, mulut, lidah, atau tenggorokan (angioedema), dan anaphylaxis.

Alergi tomat dapat dikonfirmasikan dengan tes tusuk kulit atau tes darah yang mendeteksi imunoglobulin E (IgE).

Menghindari adalah pilihan terbaik, tetapi alergi tomat biasanya dapat diobati dengan sukses dengan antihistamin, dan salep steroid topikal dapat berguna ketika mengobati ruam alergi.

Jadi, jika anda benar-benar tidak membutuhkan mengonsumsi tomat, sebaiknya menghindarinya. Selain biji tomat yang memberi gangguan kesehatan, tomat sendiri membuat beberapa dari kita alergi.

Efek Samping Berlebihan Makan Tomat

Melansir Food NDTV, berikut beberapa efek samping makan tomat terlalu banyak:

Refluks asam

Tomat memiliki asam malat dan asam sitrat, yang bisa membuat lambung terlalu asam.

Makan terlalu banyak tomat dapat menyebabkan heart burn atau refluks asam karena produksi asam lambung berlebih di perut.

Orang yang sering menderita stres pencernaan atau memiliki gejala GERD (penyakit refluks gastroesofageal) disarankan hati-hati untuk mengonsumsi tomat.

Alergi

Meski tampaknya tomat adalah buah yang aman, ternyata tomat mengandung senyawa histamin Makan tomat berlebihan bisa menyebabkan tingginya kadar histamin sehingga memunculkan alergi berupa ruam kulit.

Bagi orang yang alergi tomat, makan tomat bisa menyebabkan gejala yang parah seperti pembengkakan mulut, lidah, dan wajah. Ciri alergi tomat lainnya adalah mudah bersin dan iritasi tenggorokan.

Batu ginjal

Mungkin anda tidak percaya, namun benar terlalu banyak makan tomat bisa menyebabkan pembentukan batu ginjal dalam tubuh.

Sebab, tomat kaya akan kalsium dan oksalat. Kalsium dan oksalat berlebih dalam tubuh tidak mudah dimetabolisme dan dikeluarkan oleh tubuh. Bila kalsium dan oksalat terus menumpuk bisa mengarah ke pembentukan batu ginjal.

Nyeri sendi

Makan tomat berlebihan bisa menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada persendian. Ini karena adanya alkaloid yang disebut solanin.

Senyawa solanin bertanggung jawab untuk membangun kalsium di jaringan, yang mengakibatkan peradangan.

Likopen berlebihan dalam darah

Kondisi berupa likopen berlebihan dalam darah disebut likopenoderma. Likopenoderma bisa menyebabkan perubahan warna kulit.

Likopen umumnya baik untuk tubuh tetapi bila dikonsumsi dalam jumlah yang lebih tinggi dari 75 mg per hari, dapat menyebabkan likopenoderma.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.