Emak-emak Pasti Nyesel Baru Tahu Sekarang, Bagian Udang ini Ternyata Tidak Boleh Dikonsumsi, Bahayanya Enggak Main-main Buat Keluarga

Ikan merupakan salah satu makanan laut yang bergizi dan baik untuk kesehatan manusia. Kandungan gizinya yang tinggi juga sama baiknya dengan suplemen dan vitamin. Maka wajar, udang menjadi pilihan lauk banyak orang untuk mendapatkan manfaat baiknya. Beragam olahan yang bisa diolah dengan bahan dasar udang juga membuat siapapun tidak bosan mengonsumsi udang.

Namun, saat menyiapkan dan mengolah udang ibu rumah tangga perlu memperhatikan 2 bagian ini untuk dibuang Pasalnya bagian dari udang ini jika dikonsumsi akan beresiko membahayakan kesehatan. Bagian apa itu dan apa bahayanya? Yuk simak berikut ini.

Bagian Udang yang Bahaya Dikonsumsi

Dilansir dari 24.com.vn, udang tinggi protein, vitamin D dan mengandung sedikit kalori, sangat efektif untuk orang yang ingin menurunkan berat badan. Setiap 85,05 gram udang hanya menyediakan sekitar 102 kalori.

Selain itu, menurut ahli gizi dari American Heart Institute (AHA), daging udang tinggi protein, selain kaya akan kalsium, asam lemak dan banyak mineral lainnya. Setiap 100 gram udang mengandung 2.000 mg kalsium.

Selain itu, udang merupakan sumber yang kaya zat besi dan mineral ini sangat penting dalam proses pengikatan oksigen dalam hemoglobin.

Suplementasi zat besi dalam tubuh menyebabkan peningkatan jumlah oksigen yang mencapai semua organ tubuh termasuk otak dalam meningkatkan pemahaman, memori dan konsentrasi saat belajar dan bekerja.

Meski udang sangat lezat, tetapi ahli gizi menunjukkan, betapapun bergizinya, Anda tidak boleh makan 2 bagian udang berikut ini.

1. Kepala udang

Kepala adalah bagian limbah udang dan mengakumulasi banyak logam berat seperti arsenik.Untuk wanita hamil, toksisitas logam berat arsenik seringkali sangat kuat, menelan banyak dapat menyebabkan malformasi janin atau keguguran.

Udang besar perlu dibersihkan, buang kepalanya untuk memastikan keamanannya. Saat membeli udang, Anda harus memperhatikan bagian kepalanya. Jika kepala udang berubah menjadi hitam, ada kemungkinan kontaminasi logam, zat beracun, parasit.

Selain itu, banyak ibu rumah tangga juga menggiling cangkang udang untuk memasak sup karena, namun menurut ahli gizi, cangkang udang juga harus dibatasi untuk dimakan karena cukup sulit dicerna.

2. Benang hitam di punggung udang

Yang pertama adalah garis hitam atau putih di punggung udang, juga dikenal sebagai benang udang. Ini adalah saluran pencernaan udang yang berisi lambung dan usus besar Garis ini biasanya hanya terlihat pada udang berukuran besar.

Mengkonsumsi bagian udang ini tidak serius mempengaruhi kesehatan, karena bakteri dalam benang udang mati pada suhu tinggi saat memasak. Namun, Anda harus menghilangkannya hanya untuk membuat piring lebih bersih dan lebih aman.

Kondisi Orang yang Tidak Boleh Mengonsumsi Udang

1. Penderita asma

Makan udang dapat menyebabkan iritasi tenggorokan, kejang trakea. Oleh karena itu, penderita asma sebaiknya tidak makan udang untuk menghindari serangan asma.

2. Orang dengan hipertiroidisme, masalah tiroid

Dalam udang serta makanan laut lainnya, ada banyak yodium yang dapat memperburuk penyakit tiroid. Karena itu, jika Anda memiliki masalah tiroid, sebaiknya batasi makan udang.

3. Orang dengan alergi makanan laut

Orang dengan alergi makanan laut tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa alergi terhadap udang dapat dengan mudah menyebabkan kemerahan atau bengkak setelah makan banyak protein, terutama udang kecil. Jadi, jika Anda pernah mengalami fenomena ini, sebaiknya perhatikan saat makan, atau tidak makan.

4. Penderita batuk

Saat makan udang, cangkang udang dan udang karang mudah tersangkut di tenggorokan sehingga menyebabkan gatal dan batuk. Selain itu, makan udang saat batuk akan memperparah penyakit karena sistem pernapasan orang yang sedang batuk mudah bereaksi terhadap rasa amis dari udang, membuat batuk akan berlangsung lama.

Idealnya, Anda harus makan udang saat batuk sudah benar-benar berhenti untuk memastikan kesehatan.

5. Orang dengan mata merah

Menurut seorang spesialis, makan udang saat memiliki mata merah akan memperburuk kondisi mata merah muda. Selain itu, Anda juga harus membatasi jenis makanan laut amis lainnya seperti kepiting, cumi-cumi, ikan, dll. Selain itu, udang tidak boleh dikombinasikan dengan sayuran, umbi-umbian dan buah-buahan yang kaya vitamin C.

Pasalnya, ketika vitamin C bertemu dengan racun yang ada pada udang, maka akan melepaskan racun yang menyebabkan keracunan makanan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.