Makanan untuk Obat Rambut Rontok, Cuma Rajin Makan Bayam Ternyata Ampuh untuk Atasi Rambut Rontok

Sekarang Anda cukup konsumsi makanan untuk obat rambut rontok saja. Karena makanan untuk obat rambut rontok ini ampuh untuk mengatasi permasalah rambut Anda Makanan untuk obat rambut rontok ini juga mudah dicari Tak hanya itu, makanan untuk obat rambut rontok juga harganya murah meriah. Jadi engga bakal bikin kantong Anda jebol.

Penasaran kan apa saja makanan untuk obat rambut rontok? Yuk kita cari tahu!

Makanan untuk Obat Rambut Rontok

Kini tak perlu lagi khawatir, karena ada cara mengatasi rambut rontok dengan mudah. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang dapat mencegah kerontokan rambut Berikut adalah tujuh jenis makanan yang memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan rambut yang sehat.

1. Bayam

Bayam kaya akan zat besi, vitamin A, folat, asam omega-3, magnesium, kalium dan kalsium yang menjaga rambut tetap kuat dan sehat.

Kandungan vitamin A dalam bayam cukup tinggi dan vitamin ini membantu kelenjar memproduksi sebum, minyak alami yang bisa melembabkan kulit kepala agar tetap sehat.

2. Biji bunga matahari

Biji bunga matahari kaya akan vitamin B5 yang membantu melancarkan aliran darah di kulit kepala yang mendorong pertumbuhan rambut. Vitamin B5 adalah asam pantotenat yang merupakan nutrisi penting yang berhubungan dengan rambut rontok.

3. Buah bit

Buah bit diketahui mengandung nitrat yang dapat meningkatkan sirkulasi darah di tubuh kita. Ini dapat memberi folikel rambut kita oksigen dan nutrisi.

4. Oat

Oat mengandung beta-glukan yang merupakan jenis serat yang mudah larut. Rambut rontok juga terkait dengan sensitivitas insulin alias gangguan hormon, dan kandungan serat gandum dapat membantu memperbaikinya.

5. Daging ayam

Asam arakidonat adalah salah satu faktor utama untuk merangsang pertumbuhan rambut agar menjadi tebal dan indah. Dan daging ayam adalah sumber asam ini.

6. Paprika merah

Vitamin C secara efektif dapat mencegah rambut patah. Dan paprika merah dikemas dengan Vitamin C yang dapat meningkatkan pertumbuhan rambut.

7. Seafood

Makanan laut seperti kerang atau udang juga bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan rambut. Seafood misalnya, merupakan sumber vitamin B, zat besi, iron, hingga vitamin D.

Mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh akan vitamin dan mineral ini membantu merangsang pertumbuhan rambut dan siklus perbaikan sel.

Penyebab Rambut Rontok

Selain karena keturunan, ternyata ada faktor lain yang bisa menyebabkan rambut jadi rontok. Hal itu seperti disebutkan dalam artikel berjudul “Causes and treatments for hair loss” seperti dilansir dari laman Medical News Today (14/11/2019).

Berikut 4 hal diantaranya:

1. Perawatan kulit kepala yang tidak sesuai

Tahukah bahwa perawatan kulit kepala yang tidak sesuai dapat menyebabkan rambut rontok? Cobalah untuk memakai sampo dan kondisioner yang sesuai dengan kebutuhan rambut.

Selain itu, hindari menggunakan alat penata rambut yang terlalu panas. Jangan lupa pula untuk mengelola stres dengan baik.

2. Tubuh kekurangan nutrisi

Disebutkan juga bahwa tubuh yang kekurangan protein, zat besi, dan beberapa jenis vitamin dapat memicu kerontokan rambut. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengonsumsi makanan bergizi secara rutin. Jika perlu, bisa berkonsultasi dengan dokter supaya mendapat perawatan gizi seimbang.

3. Konsumsi obat jenis tertentu

Beberapa jenis obat bisa jadi penyebab rambut rontok yang dialami. Misalnya, obat pengencer darah, antidepresan, atau obat penurun kolesterol. Jika kita merasa rambut rontok disebabkan obat yang sedang dikonsumsi, cobalah untuk mengonsultasikan hal itu dengan dokter.

4. Penyakit kurap

Penyakit kurap adalah salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur. Penyakit tersebut dapat timbul di bagian kulit mana pun, tak terkecuali kulit kepala. Hal itulah yang membuat rambut rontok saat menderita penyakit kurap.

Biasanya, ada gejala lain yang juga dialami. Mulai dari munculnya titik putih kecil dan bersisik, kulit kemerahan dan terasa gatal, rambut menjadi rapuh dan mudah patah, serta gejala yang lain.

Kita bisa mengatasi penyakit itu dengan obat antijamur. Jika perlu, dokter akan memberikan antibiotik.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.