Gak Perlu Minum Obat Seumur Hidup! Kolestrol Bisa Turun Sendiri Dengan Makan Tauge, Kok Bisa?

Sangat mudah menemukan taoge di pasar. Kisaran harga taoge pun sangat murah dan bisa dibeli dalam jumlah banyak. Biasanya taoge akan jadi campuran beragam masakan untuk disantap keluarga. Selain campuran masakan, taoge juga kaya akan manfaat baik untuk kesehatan. Tahukah anda, taoge bisa bantu menurunkan kolestrol?

Jika belum tahu, maka penting untuk anda membaca artikel berikut ini sampai habis. Mari kita simak bersama ulasan lengkapnya.

Manfaat Taoge Untuk Kolestrol

Salah satu kondisi yang banyak diderita orang Indonesia saat ini adalah kolesterol tinggi. Kolestrol merupakan suatu kondisi dimana kadar lemak di dalam tubuh sangat tinggi dan nantinya akan menumpuk di pembuluh darah. Apabila kolesterol tidak terkontrol dengan baik, maka sistem pembuluh darah pun bisa terganggu.

Jika sistem pembuluh darah sudah tidak lancar, hati-hati karena bisa menyebabkan berbagai penyakit mengerikan, seperti jantung dan juga stroke. Sebenarnya, saat ini, sudah banyak obat yang beredar di pasaran untuk menyembuhkan kolesterol. Namun, kebanyakan orang masih takut mengonsumsi terlalu sering obat tersebut karena khawatir ketergantungan.

Nah, untuk mengendalikan kolestrol yang tinggi ternyata bisa dengan bahan-bahan alami yang memang lebih aman untuk tubuh. Salah satu bahan alami yang bisa mengontrol kolestrol dalam waktu singkat adalah tauge.

Melansir dari Tribunnews.com, The American Journal of Clinical Nutrition melakukan penelitian yang berfokus pada efek serat makanan pada kadar kolesterol tubuh. Mengonsumsi tauge secara teratur dapat membantu menyeimbangkan kadar kolesterol tubuh nih, Moms.

Serat yang ada di dalam tauge bisa bantu mengikis kelebihan kolesterol dan mengurangi plak di arteri dan pembuluh darah, sehingga menurunkan risiko kejadian kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke.

Untuk mendapatkan manfaat tauge secara utuh, anda bisa mengolah tauge dengan cara direbus. Ingat ya, rebusnya jangan sampai benar-benar layu. Usahakan tauge masih bertekstur renyah agar kandungan serat dan vitamin di dalamnya tidak hilang.

Bahaya Konsumsi Taoge Mentah

Hal itu diungkapkan oleh Profesor Ahmad Sulaeman, ahli gizi dari Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) pada Kompas Lifestyle. Menurut Ahmad, aman tidaknya taoge mentah untuk dikonsumsi tergantung pada kualitas sanitasi dan air yang digunakan saat mencucinya.

“Air yang tidak saniter bisa mengandung bakteri-bakteri tersebut karena tercemar oleh kotoran manusia, hewan termasuk tikus, cicak, kecoa, burung dan sebagainya,” ungkap Ahmad kepada Kompas Lifestyle, Jakarta, Selasa (23/1/2018).

Selain dari air, bakteri juga bisa muncul dari peralatan yang digunakan, seperti keranjang bambu yang jarang dibersihkan, serta kondisi kebersihan orang yang membuat taoge. Kalaupun ingin mengonsumsinya secara mentah, Ahmad menganjurkan untuk mencuci bersih taoge terlebih dahulu supaya bebas dari Salmonella, E. coli dan Listeria.

Setelah itu, air yang digunakan dalam perendaman atau pengecambahan harus memenuhi standar baku air minum.

“Harus menggunakan peralatan yang sudah disanitasi serta dikerjakan oleh pekerja yang telah menerapkan kebersihan personil yang baik,” ujar Ahmad.

Apabila hal-hal tersebut tidak dipenuhi, risiko taoge mengandung bakteri berbahaya tentu sangatlah besar. Akibatnya, bisa berupa penyakit infeksi terutama gastroenteritis seperti salmonellosis, demam tipes, dan sebagainya.

Meski begitu, anda tak perlu khawatir. Selama proses pengecambahan sesuai prosedur operasi standar, taoge mentah aman untuk dimakan.

“Bahkan mungkin lebih baik dimakan mentah untuk mendapatkan manfaat dari kecambah tersebut,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.