Sering Nemu di Makanan Sunda, Lalapan Ini Ternyata Bisa Jadi Atasi Nyeri Haid Tanpa Obat, Para Wanita Wajib CATAT

Nyeri haid yang kerap dialamai oleh wanita sebelum atau saat menstruasi, sering kali mengganggu aktivitas. Bahkan dalam beberapa kondisi, ada sebagian wanita yang sampai pingsan. Memang hal ini bisa berbeda pada setiap kondisi tubuh.

Namun jika tidak diatasi nyeri haid ini bisa membuat Anda kewalahan. Biasanya untuk mengatasi nyeri haid ini sebagian wanita memilih mengonsumsi obat pereda rasa sakit.

Bahkan ada juga yang mengonsumsi jamu. Tapi, siapa sangka nyeri haid ini juga bisa reda dengan konsumsi salah satu lapan yang kerap ada di makanan Sunda ini loh.

Lantas lapan apa yang dimaksud?

Cara Mengatasi Nyeri Haid

Bagi Anda penggemar masakan Sunda pasti tidka asing dengan takokak atau leunca atau dalam bahasa Jawa pokak. Tanaman satu ini memiliki bentuk buah yang mirip kacang polong.

Biasanya takokak atau leunca kerap dijadikan lalapan. Tapi selain itu, takokak ini juga bisa digunakan sebagai cara untuk mengatasi nyeri haid tanpa obat lho.

Sebagian perempuan mengelukan haid yang tidak lancar atau emrasakan nyeri saat haid.

Bila Anda salah satunya, sebaiknya mulailah mengonsumsi leunca atau takokak secara rutin.

Asal tahu saja, terung pipit bermanfaat untuk mengatur siklus haid dan meminimalkan rasa nyeri akibat haid.

Selain bisa mengatasi nyeri haid, ada beberapa manfaat lain takokak atau leucna ini untuk eksehatan yang sayang untuk dilewatkan.

Mengutip dari buku berjudul Mudah Menanam Terung Ungu, buah pokak atau takokak mengandung vitamin A, torvogenin, chlorogenin, dan sisalogenone yang memiliki beberapa manfaat unutk tubuh.

Berikut manfaat pokak untuk kesehatan.

1. Menangkal radikal bebas

Buah terung pipit mengandung antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari serangan radikal bebas.

2. Asam urat

Terung pipit ini baik dikonsumsi untuk Anda penderita asam urat.

Sebab, kandungan dalam buah pokak bisa menurunkan asam urat tinggi.

Untuk merasakan manfaatnya, Anda cukup mengonsumsi buah pokak yang diolah menjadi sayur atau lalap.

3. Anemia

Terung pipit mengandung zat besi yang bisa merangsang produksi sel darah merah.

Inilah alasannya pokak baik dikonsumsi untuk penderita anemia.

4. Asam lambung

Mengutip dari Surabaya.tribunnews.com, terung pipit mampu menetralkan asam lambung.

Tidak hanya itu, pokak juga bisa mengobati masalah pencernaan lainnya seperti diare dan sakit perut.

5. Diabetes melitus

Diabetes melitus alias kencing manis salah satu penyakit yang umum diderita masyarakat.

Terung pipit dipercaya mampu membantu mengobati diabetes melitus.

6. Darah tinggi

Kandungan antioksidan dalam terung pipit bermanfaat menurunkan tekanan darah tinggi.

Selain itu konsumsi pokak mampu menurunkan risiko terkena stroke dan penyakit kardiovaskular.

7. Gangguan pencernaan

Terung pipit baik dikonsumsi oleh Anda yang sering mengalami masalah pencernaan.

Terung pipit dipercaya bisa mengobati diare.

8. Pilek dan gejala flu

Pilek dan flu, dua penyakit yang sering dikeluhkan masyarakat.

Kandungan dalam terung pipit efektif membantu mengobati pilek dan gejala flu.

Untuk merasakan manfaatnya, Anda bisa mengolah terung pipit menjadi sup sayur yang hangat dan lezat.

9. Menyehatkan paru-paru

Terung pipit memiliki sifat antibakteri dan antijamur.

Kedua sifat tersebut bermanfaat menjaga kesehatan paru-paru serta menurunkan risiko kanker paru-paru.

Dengan manfaat tersebut sangat disayangkan kalau Anda melewatkannya begitu saja bukan?

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.