Bak Dijemput Malaikat Maut! Gara-gara Makan Ikan Jenis ini, Satu Keluarga Keracunan Sampai Nyawanya Tak Tertolong, Nyesel Kalau Gak Tahu!

Ikan merupakan lauk yang disukai banyak orang di seluruh penjuru dunia. Jenis ikan yang beragam dari mulai ikan sungai, laut hingga tangkaran bisa kita pilih. Selain enak, manfaat ikan untuk kesehatan pun sudah tak diragukan lagi. Tapi, ternyata ada bahaya makan ikan jenis ini yang harus kita waspadai, loh!

Karena ternyata ada kisah satu keluarga keracunan karena memakan ikan jenis ini hingga meninggal dunia! Ikan ini bahkan memiliki racun yang bahkan lebih berbahaya dari sianida, loh! Maka dari itu, kita harus hati-hati saat makan ikan ini, jangan sampai berujung seperti keluarga ini.

Ikan apakah itu?

Yuk simak berikut ini.

Siapa yang menyangka kalau ada bahaya makan ikan yang bahkan lebih mematikan dari racun sianida! Bahkan sempat ada kasus yang membuat satu keluarga meninggal karena ikan berbahaya ini. Ya, ikan berbahaya ini adalah ikan buntal.

Bahaya Ikan Buntal

Diketahui satu keluarga di Banyuwangi dikabarkan tewas mengenaskan setelah mengonsumsi ikan buntal hasil pancingan.

Hal itu disampaikan langsung Kapolres Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin saat memberi keterangan pers, Rabu (11/3/2020).

“Diduga keracunan ikan buntal hasil memancing,” kata Kombes Arman dilansir dari Kompas.com.

Cerita berawal ketika Muhlis Hartono (65) mendapatkan ikan buntal tersebut dari hasilnya memancing.

Sesampainya di rumah, ikan tersebut dimasak dengan bumbu santan.

Muhlis pun menyantap hidangan ikan buntal tersebut bersama istrinya, Dewi Ambarwati (50) dan mertuanya, Siti Habsah (80).

Pada hari pertama, mereka sebenarnya sudah merasakan pusing-pusing usai makan masakan ikan buntal.

Namun keesokan harinya, mereka tetap memakan ikan buntal sisa kemarin yang justru menyebabkan perutnya menjadi mual tak tertahankan.

Ketiganya kemudian dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan, sayangnya nyawa mereka tidak terselamatkan.

Tewas Keracunan

Polisi pun telah melakukan uji laboratorium terhadap sisa makanan ikan buntal itu.

“Mereka meninggal lantaran keracunan,” kata Kombes Arman.

Mereka pun meninggalkan seorang anak balita yang kebetulan tidak mengonsumsi ikan buntal.

Kini balita tersebut yatim piatu dan diasuh oleh kerabat yang lain.

Melihat kejadian tersebut, perlu diketahui ikan buntal memang merupakan ikan yang tak bisa di masak sembarangan.

Sebab ikan buntal termasuk ke dalam ikan yang memiliki racun mematikan, bahkan termasuk salah satu dari sekian banyak racun yang paling mematikan di dunia.

Racun yang dimiliki ikan buntal tersebut bernama tetrodotoksin.

Menurut Center for Disease Control dan Prevention, tetrodoksin sendiri merupakan racun yang sangat kuat (toksin) yang ditemukan terutama di hati dan organ seks (gonad) dari beberapa ikan, termasuk ikan buntal.

Tetrodotoxin yang masuk ke dalam tubuh dapat mengganggu transmisi sinyal dari saraf ke otot dan menyebabkan peningkatan kelumpuhan otot-otot tubuh.

Bahkan dikutip dari Tribunnews.com, Dokter dari RSUD Pandanaran Boyolali, dr. M. Fiarry Fikaris mengatakan racun tetrodoksin yang terkandung dalam ikan buntal jauh lebih kuat dari Sianida.

Terlebih terodoksin disebut tidak memiliki zat yang bisa dijadikan sebagai penawar racunnya.

Racun ini bersifat 1.200 kali lebih beracun dari Sianida dan tidak ada zat yang mampu menjadi penawar racun ini, sehingga dia berbahaya jika dimakan,” ungkapnya.

Fiarry mengatakan, organ dalam pada ikan buntal menjadi bagian yang paling banyak mengandung racun tersebut.

“Ikan buntal ini mengandung racun terutama di organ dalamnya, seperti liver, ovarium, mata, maupun kulit,” terangnya.

Fiarry menuturkan, racun pada ikan buntal bekerja dengan cara memblokir kanal natrium pada tubuh.

Sehingga, otot-otot akan mengalami kelumpuhan yang menyebabkan orang tersebut tidak bisa bernapas.

Seseorang pun dapat tewas mengenaskan karena kehabisan napas akibat racun ini.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.